Sabtu, 12 Maret 2016

Opini : MAHASISWA SEBAGAI TONGGAK PERUBAHAN



Oleh :

Zuwarman Ramadhani


Mahasiswa merupakan sebuah komunitas yang berada dalam masyarakat, dengan kemampuan dan kesempatan yang ia miliki mahasiswa mampu berada sedikit lebih tinggi diatas masyarakat. Mahasiswa juga belum “disetubuhi” oleh kepentingan-kepentingan suatu golongan. Seperti ormas, parpol, dan lain sebagainya.
Selain memiliki kemampuan, mahasiswa juga memiliki “idealisme” dimana mahasiswa memiliki suatu kebenaran yang diyakini “murni” dari pribadinya dan tidak dipengaruhi oleh factor-faktor ekternal yang dapat menggeser makna kebenaran tersebut.
Karena kemampuan dan idelisme inilah yang menjadikan mahasiswa sebagai “generasi perubahan” (agent of change) dimana mahasiswa harus mampu mewujudkan suatu perubahan yang mengantarkan ke arah yang lebih baik. Artinya mahasiswa Tidak saja dituntut hebat dibidang akademik namun harus memiliki kepekaan  terhadap lingkungan masyarakat.
Sebagai Insan akademis mahasiswa harus selalu mengembangkan dirinya sehingga mereka bisa menjadi generasi yang tanggap dan mampu menghadapi tantangan masa depan  bangsa nya sendiri.
Selanjut nya mahasiswa diharapkan mampu menjadi penerus dan tulang punggung bangsa dimasa depan, menjadi generasi yang tangguh, memiliki kemampuan serta dapat menggantikan generasi-gerasi bangsa sebelumnya.
Namun ironisnya, hari ini pada umumnya mahasiswa tidak lagi mampu menjadi sosok yang “garang” dan memiliki “kepekaan” terhadap lingkungan masyarakat, mahasiswa yang kini disibukkan dengan “gaged” dan stagnasi terhadap kesibukan akan tugas kuliah nya, menjadikan ia lupa akan peran dan tanggung jawab nya sebagai agen perubahan (agen of change). Harapan mahasiswa hadir sebagai penyambung lidah masayarakat kini sudah mulai pudar bak pelangi ditelan awan.
Tak usah memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mengkritisi pemerintahan, kini mahasiswa tidak lagi mampu memiliki kepekaan terhadap tugas dan tanggung jawab nya sebagai agen perubahan (agent of change)
Ayoo bangun dari tidurmu !!
Ditengah carut marut dan tunggang langgang nya republik ini mahasiswa tidak lagi mampu menyumbangkan gagasan cerdas ataupun gerakan sebagai wujud perubahan. Jika kita berkaca pada masa transisi demokrasi yang kekuasaan dipegang oleh  bapak otoriter Suharto. Tentu hal ini akan menitik kan air mata haru atas perjuangan mahasiswa kala itu, dimana  Mahasiswa mampu perperan andil berdiri tegap dibarisan depan sebagai panglima perang dan melindungi para rakyat dari keras nya tekanan perekonomian serta hegemoni pemerintahan.
Hari ini republik kita mengalami hal yang sama dan komplek atas segala permasalahan yang harus segera diselasaikan. Seperti masalah ekonomi yang semakin mendesak, masalah pendidikan harus diperhatikan, masalah supremasi hukum yang harus segera ditegakkan dan masalah lainya yang melilit leher republik kita.
Baru-baru ini negri kita dikejutkan dengan permasalah baru nya, yaitu kaum nabi luth yang menghantam tatanan nilai norma dan agama. Mereka menuntut atas persamaan hak dan perlindungan hukum sebagai warga Negara. Tentu ini menjadi cambuk bagi mahasiswa serta menjadi tugas besar dalam mempertahan kan nilai dan norma yang telah ada sejak dahulu nya.
Sebagai tonggak perubahan bangsa dan Negara mahasiswa jangan hanya menjadi penonton ditengah hiruk pikuk nya negri ini, mahasiswa harus mampu menjadi penerus generasi yang dahulu yang pernah berjuang membela bangsa nya.
Namun ironisnya hari ini mahasiswa tidak tampak lagi hadir dan membela Negara sebagai kaum inteketual yang cerdas dan menerobos gemerlap nya malam demi terwujud nya Negara yang mampu mengahadapi perkembangan zaman atas segala tantangan dan permasalahan yang ada.
Lecutan dan letupan semangat mahasiswa dengan menyuarakan hidup mahasiswa kini sudah mulai hening dan asing ditelanga, kobaran api semangat itu seperti sudah hilang dimakan usia dan perkembangan zaman.
Oleh sebab, itu mari kita dongkrak kembali semangat perjuangan menyelesaikan problematika bangsa dan umat sebagai kaum intelektual, generasi kritis dan mememiliki profesionalisme sebagai pembaharu ditengah-tengah kehidupan masyarakat dan bangsa.
Hanya mahasiswa yang memiliki kekuatan yang luar biasa dalam tatanan kehidupan bangsa dan Negara, dimana seluruh gerak perubahan yang terjadi dinegara ini dimotori oleh mahasiswa dan pemuda bangsa, mulai dari proklamasi, revolusi, hingga reformasi selalu ada andil mahasiswa.
Namun arah perjuangan atau perubahan harus sesuai dengan usaha untuk mewujudkan masyarakat yang adil makmur yang diridhoi allah SWT.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar